"I Love You EARTH"


Love Air

Cintai Air

Air, aku cinta kamu!! Itulah kalimat yang harus diucapkan oleh setiap manusia di dunia ini mengingat kondisi air saat ini yang sudah sangat mengkhawatirkan. Tahukah kamu? Bahwa keadaan air di muka bumi ini sudah mencapai level kerusakan dan kepunahan. Di banyak tempat di dunia, sumber air banyak yang mengalami kerusakan yang amat parah. Termasuk di Indonesia, negara yang sangat kita cintai ini. Berbagai macam faktor turut menyumbang terjadinya kerusakan sumber air ini, mulai dari akibat polusi air, pemborosan penggunaan air, dan penyedotan air yang dilakukan secara berlebihan. Tidak hanya itu keberadaan air di muka bumi ini yang sangat terbatas, juga telah mengalami penipisan dan hampir mencapai taraf kepunahan. Penyebabnya, selain karena rusaknya sumber air adalah ledakan penduduk yang tak terkendali. Setiap hari penduduk di dunia termasuk Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun. Belum lagi ditambah perkembangan industri dan pertumbuhan gedung-gedung yang sangat pesat yang menyebabkan terjadinya peningkatan akan kebutuhan air bersih dan air minum. Akibatnya banyak sekali pihak-pihak yang terus berbuat kerusakan terhadap air, dengan melakukan penyedotan yang berlebihan terhadap sumber air tanah ( air tanah adalah salah satu sumber daya air tawar yang sangat vital ) tanpa disertai adanya upaya konservasi air. Selain itu banyak juga industri-industri yang membuang limbah-limbah dan sampah mereka ke sungai dengan seenaknya. Tidak hanya industri, akan tetapi rumah tangga pun banyak yang membuang limbah dan sampah mereka ke sungai. Sadis memang. Selain hanya itu peningkatan akan kebutuhan air bersih dan air minum pun cenderung menyebabkan masyarakat banyak yang boros dalam menggunakan air. Akibatnya adalah banyaknya sumber air yang rusak dan tercemar, bahkan sudah habis. Hal inilah yang selanjutnya menjadi penyebab timbulnya kelangkaan air atau lebih di kenal dengan istilah krisis air. Krisis air saat ini sudah banyak terjadi di berbagai belahan dunia. Termasuk di Indonesia. Contonnya adalah krisis air di NTT. Krisis air ini menjadi masalah lingkungan yang sangat mengerikan sekaligus menjadi momok menakutkan yang akan mengancam masa depan kita dan anak cucu kita bersama.

Krisis air seperti sudah dikatakan penyebabnya adalah karena adanya polusi atau pencemaran air, penyedotan air yang dilakukan secara berlebihan dan pemborosan penggunan air. Lalu dibalik itu semua ternyata masih ada lagi hal lain yang juga turut menjadi faktor timbulnya krisis air dimuka bumi. Hal lain itu tidak hanya menjadi penyumbang timbulnya krisis air, akan tetapi saat ini juga menjadi masalah lingkungan nomor satu didunia. Lalu apakah sebenarnya hal itu ? Pastinya kita sudah dapat menebak jawabannya. Perubahan Iklim ! Ya betul sekali, jawabannya adalah perubahan iklim. Tentunya kita semua sudah tahu apa itu pengertian perubahan iklim dan dampaknya bagi kehidupan didunia ini. Jika belum mengerti silahkan baca artikel berikut ini Perubahan Iklim VS Konservasi Alam. Perubahan iklim dan pemanasan global kita ketahui merupakan isu lingkungan yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan saat ini oleh seluruh umat manusia didunia. Dampak dari perubahan iklim sudah banyak kita rasakan tentunya, mulai dari cuaca ekstrim seperti panas terik yang menyengat di siang hari dan hujan yang polanya begitu berantakan, timbulnya berbagai macam bencana alam seperti banjir, longsor, kekeringan, dsb, sampai naiknya harga cabai di negeri kita tercinta sendiri yaitu Indonesia yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi bangsa Indonesia. Karenanya, perubahan iklim menjadi masalah dunia saat ini yang paling mengerikan didunia. Harus segera diupayakan usaha mitigasi dan adaptasi untuk menangkal masalah ini. Karena kalau tidak, dampak dari perubahan iklim akan semakin kita rasakan dimana hal ini akan berkonsekuensi pada hancurnya bumi rumah kita tercinta ini.

Kembali kepada fokus utama kita mengenai masalah air. Perubahan iklim ternyata telah menyebabkan keberadaan air di muka bumi ini semakin rusak dan habis. Perubahan iklim yang terjadi menyebabkan timbulnya berbagai macam bencana seperti kekeringan, longsor, banjir, angin topan, dsb. Dimana bencana-bencana tersebut menyebabkan sumber air banyak yang rusak dan mengalami kekeringan. Kekeringan dan rusaknya sumber air jelas akan mengakibatkan terjadinya krisis air dimana-mana. Dampaknya adalah kita tahu sendiri, manusia kesulitan untuk mencari dan mendapatkan air bersih untuk digunakan dalam berbagai keperluan sehari-hari seperti minum, mandi, memasak, mencuci, sanitasi, dsb. Krisis air yang terjadi juga akan berpengaruh terhadap berbagai macam sektor pembangunan seperti sektor ekonomi, pertanian, industri, pariwisata, perikanan, dsb.

Jika hal ini sampai terjadi, maka manusia akan banyak yang mati karena kehausan, kekeringan, dan kelaparan. Berbagai macam penyakit juga akan timbul dan berkembangbiak secara cepat dengan mudahnya. Sehingga membunuh banyak manusia karena ketidakmampuan untuk bersanitasi dan hidup sehat. Kadang kala masih ada saja manusia yang memaksakan diri untuk meminum dan memasak air yang sudah terkontaminasi oleh kuman-kuman dan bakteri akibat limbah dan sampah yang dibuang ke sungai. Ini juga akan menyebabkan manusia banyak yang mati karena keracunan. Hal ini jelas sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup manusia. Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa jika ini semua sampai terjadi maka bukan tidak mungkin manusia akan mengalami kepunahan masal. Inilah mungkin yang selanjutnya akan menjadi kiamat besar didunia.

Selain itu, jika krisis air sampai terjadi, dampak yang akan dirasakan dalam sektor pertanian diantaranya adalah terjadinya krisis pangan dunia. Krisis air yang terjadi akan menyebabkan lahan pertanian menjadi kering dan kekurangan air. Hal ini terjadi karena tidak adanya air yang dapat di alirkan melalui irigasi untuk menyuplai seluruh tanaman pertanian. Akibatnya tanaman pertanian menjadi rusak hingga menyebabkan gagal panen. Kalau pun bisa memanen, hasil tanaman yang didapat sangatlah buruk kualitasnya karena kekurangan air dan biasanya dijual dengan harga yang selangit. Jika krisis air ini sampai terjadi, maka krisis pangan bukan tidak mungkin akan terjadi di masa depan. Krisis pangan yang terjadi jelas akan mengancam kehidupan umat manusia. Sementara kegagalan panen dan naiknya harga tanaman akan menyebabkan pertanian merugi dimana hal ini juga akan mengancam pembangun ekonomi dunia.

Begitu pula di sektor industri. Krisis air yang terjadi akan menyebabkan industri banyak yang gulung tikar. Karena ketidakmampuannya untuk beroperasional dan menjalankan kegiatan industrinya. Kegiatan pariwisata dan hiburan pun juga mungkin akan terganggu akibat dari krisis air ini. Krisis air jelas-jelas, akan sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup manusia, pembangunan nasional, dan masa depan dunia.

Kembali kepada faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya krisis air yaitu polusi air, pemborosan air, penyedotan air berlebihan, dan perubahan iklim. Faktor-faktor di atas jika kita telaah lebih jauh, penyebabnya adalah karena aktivitas manusia yang tidak ramah lingkungan dan boros. Lagi-lagi manusia!! Lagi-lagi manusia!! Kenapa selalu manusia yang menjadi penyebab dari timbulnya masalah lingkungan di dunia ini. Ya, kalau bukan manusia siapa lagi? Tanpa kita sadari, bahwa ternyata diri kita sendirilah manusia, yang telah menyebabkan kerusakan lingkungan itu terjadi. Kita selalu tak sadar bahwa sebenarnya kita telah melakukan upaya pengrusakan bumi, lingkungan, sumber daya alam, dan masa depan diri kita sendiri, dengan melakukan perbuatan-perbuatan yang berujung pada kerusakan lingkungan seperti buang sampah sembarangan, boros energi, boros air, boros listrik, boros kertas, boros plastik, dan sebagainya. Perbuatan-perbuatan di atas terkesan sangat kecil sekali dampaknya bagi lingkungan di sekitar kita. Akan tetapi, jika yang melakukan perbuatan di atas adalah seluruh umat manusia di bumi ini, maka kita hanya akan bisa gigi jari karena melihat lingkungan di sekitar kita rusak parah dan hancur berantakan. Kita tak pernah menyadari bahwa krisis air yang terjadi adalah akibat dari ulah manusia sendiri. Pantas saja jika dampak yang ditimbulkan dari krisis air menyerang dari kita sendiri. Toh yang menyebabkan itu semua terjadi adalah manusia. Maka manusia lagi lah yang harus menerima konsekuensinya. Bukankah “Siapa yang menanam, maka Dia yang akan menuai.”

Manusia benar-benar sombong, angkuh, egois, dan takabur terhadap alam. Alam yang telah memberikan semuanya untuk mencukupi kebutuhan manusia. Akan tetapi manusia begitu sombongnya menelantarkan alam begitu saja. Begitu egoisnya membiarkan alam rusak dan tak pernah mempedulikannya. Begitu takaburnya kita terus berbuat kerusakan, kerusakan, dan kerusakan terhadap alam. Padahal alam telah memberikan segala sesuatunya kepada kita manusia di dunia. Mulai dari kebutuhan tempat tinggal yang nyaman, makanan, minuman, oksigen, udara, air, tanah, dan sebagainya. Begitu banyak kebaikan alam yang diberikan kepada manusia untuk dapat bertahan hidup di dunia ini. Akan tetapi manusia malah berbuat keburukan terhadap alam. Benar-benar “Air susu dibalas dengan Air tuba.”

Mereka manusia tidak tahu bahwa sebenarnya alam bumi ini menangis setiap hari, menangis setiap ada orang yang membuang sampah sembarangan ke sungai dan tanah hingga menyebabkan polusi air dan tanah. Menangis setiap ada orang yang menyedot air tanah secara berlebihan. Menangis setiap ada orang yang boros dalam menggunakan air. Menangis setiap ada orang yang terus-menerus beraktivitas hingga mengeluarkan emisi gas rumah kaca dan menebang pohon sembarangan sampai menyebabkan terjadinya perubahan iklim. Menangis bila ada setiap orang, setiap detik berbuat kerusakan terhadap alam bumi. Maka pantas saja jika akhir-akhir ini banyak sekali terjadi bencana alam di mana-mana. Mungkin itulah tanda bahwa alam sedang mengamuk. Mengamuk untuk mengungkapkan kekesalan pada manusia akan apa yang telah mereka perbuat kepada alam. Manusia benar-benar “bodoh”. Dia tidak tahu bahwa sebenarnya apa yang dia lakukan itu akan berdampak pada dirinya sendiri. Astagfirullah.

Sudah saatnya kita sadar akan apa yang telah kita lakukan pada alam bumi kita tercinta ini. Sudah saatnya kita introspeksi diri dan menanamkan rasa cinta kepada alam. Karena fokus kita pada air, maka mulai lah detik ini kita tanamkan rasa cinta itu kepada air. Air yang telah memberikan kehidupan kepada kita semua. Air yang telah membuat kita dapat membaca artikel ini. Air yang telah membuat kita dapat hidup, bergerak, beraktivitas, dan melangsungkan kehidupan di dunia ini. Begitu banyak peran dan manfaat air bagi kehidupan di dunia ini yang tak terhitung jumlahnya. Bahkan tidak hanya untuk manusia, akan tetapi juga untuk makhluk hidup lain seperti hewan dan tumbuhan. Manusia, hewan, tumbuhan, dan air sangat berkaitan erat dan keempatnya tidak mungkin dapat dipisahkan. Karena kita tahu manusia membutuhkan makanan dan oksigen dari hewan dan tumbuhan. Sementara hewan dan tumbuhan dapat hidup berkat adanya air di muka bumi ini. Tanpa adanya air, maka hewan dan tumbuhan akan mati dan punah dimana hal ini akan menyebabkan manusia yang juga mengalami kematian. Hal itu tentu saja tidak boleh terjadi. Oleh karena itu, mulai sekarang juga ayo kita cintai air di bumi kita tercinta ini. Mulailah katakan Air, Aku Cinta Kamu!! dari dalam hati. Kemudian barulah kita teriakan sekencang-kencangnya AIR, AKU CINTA KAMU!! Tak usah malu, mulailah teriakan sekali lagi yang lancang dan paling keras AIR, AKU CINTA KAMU!! Oke bagus.

Sekarang bagaimana caranya agar kita tidak hanya dapat meneriakkan kalimat AIR, AKU CINTA KAMU!! Akan tetapi kita pula dapat menyertainya dengan melakukan suatu tindakan yang dapat menyelamatkan air untuk masa depan. Caranya sangat simpel sekali. Untuk program 2 Cara SYAIR Kita!! Itu kan mengambil konsep tindakan kecil untuk perubahan besar. Kali ini program Air, Aku Cinta Kamu!! Saya akan mengambil konsep PACARAN!! Jangan tertawa dulu. Dijamin cara ini akan seru dan ampuh! Caranya pertama, pastikan kita sudah punya pacar, atau paling tidak sudah pernah pacaran. Kalau belum pernah pacaran ‘kasian deh lu’. Jika kita merasa pacaran bukan ide terbaik, kita boleh kok mengambil sosok teman kita, sahabat kita, orang tua kita, atau siapapun kita yang bagi kita dia adalah orang yang paling kita cintai, sayangi, dan kita tak mau sampai kehilangan dia.

Jika kita punya pacar atau orang yang paling kita cintai, maka kita pasti ingin sekali selalu dekat dengan dia. Ingin selalu sms dan teleponan untuk menanyakan kabar, ingin selalu mengobrol dengan dia, ingin dia selalu ada di samping kita. Pokoknya bagi kita dia adalah segala-galanya. Kita tidak akan mau dan rela kalau kita sampai kehilangan dia. Bukankah begitu? Nah kalau memang begitu mengapa tidak hal itu juga kita terapkan pada air di muka bumi ini. Agar keberadaan air tidak hilang, dan tetap terjaga kelestariannya. Kedua, mulai detik ini ayo kita tembak air dengan mengatakan AIR, AKU CINTA KAMU!! Dengan Setulus hati. Setelah itu air pasti tidak akan menjawab apapun. Melainkan hanya diam saja. Itu artinya air menerima cinta kita.

Kalau sudah di terima, barulah kita laksanakan tugas kita untuk menjaga air dan membuat air segala-galanya bagi kita layaknya pacar sungguhan. Caranya simpel. Gunakan saja metode-metode selama berpacaran. Dalam berpacaran dengan air kita pasti jadi ingin selalu dekat dengan air, ingin selalu dapat bermain dengan air, ingin selalu berada di sampingnya dan melihatnya baik-baik saja, ingin selalu melihatnya dalam keadaan cantik dan bersih, tak rela jika air sampai pergi menjauh dari kita karena habis, menghilang, rusak, apalagi punah. Pokoknya air adalah segalanya buat kita hingga kita akan berbuat dan melakukan apa pun demi kebaikan air agar tetap ada di kehidupan kita.

Karenanya, kita akan mampu melakukan apa saja untuk air di muka bumi ini agar tetap ada dan lestari. Seperti berhemat dalam menggunakan air agar air tak habis dan menjauh dari kehidupan kita. Membuang sampah ke tempat sampah karena kita tak ingin melihat pacar kita air kotor, bau, apalagi terkontaminasi kuman. Kita jadi mengusahakan berbagai cara untuk mengurangi penyebab timbulnya perubahan iklim seperti menjadi vegetarian “Oh, tunggu ada info sebentar. Tahukah kamu bahwa ternyata industri peternakan menjadi penyebab terbesar terjadinya pemanasan global dan perubahan iklim di muka bumi ini. Selain itu diketahui bahwa peternakan ternyata merupakan industri yang paling boros dalam menggunakan air.” Kita berusaha menjadi vegetarian dengan tidak makan daging, susu, dan bahan hewani lainnya. Walaupun ini sangatlah sulit, tapi setidaknya kita mengurangi makanan itu satu hari dalam satu minggu, karena kita tak ingin melihat air mati dan habis karena dihambur-hamburkan dan pemborosan. Kita juga tak rela jika air sampai menghilang akibat perubahan iklim karena penebangan hutan. Sehingga kita berusaha demi air untuk melakukan penanaman kembali dengan menaman pohon satu orang satu atau istilahnya “one man one tree.” Dan kita sama sekali tak berani untuk memetik tanaman orang walaupun hanya daunnya saja.

Pokoknya kalau kita sudah mengaku cinta sama air dengan sepenuh hati, maka hal diatas pastilah tidak akan sulit dilakukan. Maka dari itu, ayo kita cintai air saat ini juga. Katakan pada air, Air, Aku Cinta Kamu!! Lalu rawat dan jagalah air seperti kita merawat dan menjaga pacar kita. Ini semua sangat penting untuk keselamatan masa depan kita dan anak cucu kita. Ingat, semua itu berada di tangan kita. Karena kalau bukan kita siapa lagi yang akan menyelamatkan masa depan? Karenanya ayo kita cintai air. katakan AIR, AKU CINTA KAMU!! Sekarang Juga..

“Sedikit tips agar program ini berhasil, pertama jangan pernah membuat air sakit hati, kedua cobalah ingat air saat kita bersama orang yang kita cintai, ketiga katakan Aku Cinta Air saat melihat dan menggunakan air.” Terima kasih. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi pembaca semua. Amien…

Tulisan ini dimuat untuk diikuti dalam Beat Blog Writing Contest “Green Your Mind!”. Sumber gambar www.google.co.id. Mohon dukungannya. Semoga saya menang. Amin.

Baca Juga Artikel Ini : Kenali, Cintai, & Selamatkan Air Demi Masa Depan.

Comments on: "AIR, Aku Cinta Kamu !! (Alam Menangis)" (3)

  1. […] Baca Juga Artikel Ini : Air, Aku Cinta Kamu!! […]

  2. kalo dikotaku bukan lagi one man one tree.. tapi one one one hundred tree

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: